Seks memang memiliki banyak manfaat. Mulai berasal mempertinggi imun tubuh, mengusir stres, mengurangi rasa sakit, sampai membuat tidur lebih nyenyak.
Akan tetapi kegiatan ini ternyata malah bisa membuat wanita menjadi mengalami beberapa penyakit. Penis laki-laki mampu menyebabkan kerugian berfokus di kesehatan pasangannya.
Dilansir asal Men's Health, Rabu (16/3/2016), inilah beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan oleh penis laki-laki di wanita:
1. Orgasme hiperbola
Yup, laki-laki bisa mengakibatkan seorang wanita mengalami orgasme secara hiperbola. "setelah stimulasi intens dan pada beberapa kawasan--seperti klitoral, vaginal, dan bahkan rektal, sekaligus--seorang perempuan mampu mengalami kelebihan sistem otonomi saraf," ujar Jennifer Berman, M.D., direktur asal The Berman Women's Wellness Center di Los Angeles dan galat satu host di The Doctors.
Tubuh pasangan Anda melepaskan zat kimiawi saraf ketika pembuluh darahnya melebar. Hal ini menyebabkan pusing, mual, dan rasa gamang, kentara Dr. Berman. Hal yang sama pula mampu terjadi pada pria.
Bahkan, penelitian melaporkan kenyataan serupa yang didominasi sang pria yg bernama post-orgasmic illness syndrome (sindrom sakit pascaorgasme), dimana laki-laki mengalami gejala serupa flu yang mampu berlangsung sampai berminggu-minggu sehabis orgasme.
2. Depresi
Seks seharusnya mengangkat mood, akan tetapi kira-kira sepertiga perempuan mengakui mereka mengalami depresi setidaknya sekali sesudah berafiliasi seks. Hal ini dari penelitian di Australia pada tahun 2011.
Kurang lebih 10 persen perempuan secara regular merasa sedih, gelisah, menyesal, bahkan kesal sehabis aktivitas bercinta yg menyenangkan. Para peneliti menganggap hal ini mungkin karena perubahan hormon pascaorgasme.
3. Sakit kepala
Seks mampu menyebabkan migrain parah, baik bagi pria maupun wanita.
The International Headache Society melaporkan terdapat dua tipe sakit kepala yang bekerjasama menggunakan kegiatan seksual: yang pertama--Tipe 1--ialah sakit ketua sebelum orgasme, dimana rasa sakitnya meningkat seiring gairah seks. Tipe dua merupakan rasa sakit ketua membuncah yg terjadi saat atau tepat sehabis klimaks.
Sebuah studi tahun 2012 pada pada British Journal of Medical Practitioners melaporkan, penderita migrain berkemungkinan mengalami rasa sakit seiring rasa nikmat. Serta hal ini menghipnotis 1 asal 100 orang.
4. Alergi
Pilihlah kondom Anda secara hati-hati, sebab beberapa orang memiliki alergi terhadap lateks, jel pembunuh sperma, serta cairan pelumas tertentu, kentara Dr. Berman. Beberapa wanita malah memiliki alergi terhadap sperma.
"Terkadang tubuh wanita menganggap protein pada pada air mani sebagai benda asing, dan hal ini mampu menyebabkan iritasi dan rasa terbakar," ujar Dr. Berman.
Protein masing-masing laki-laki itu unik, jadi hal ini lebih mungkin terjadi kali pertama Anda dan pasangan bekerjasama seks.
Reaksi selanjutnya bisa berkurang seiring semakin seringnya hubungan seksual Anda, sebab tubuhnya mulai terbiasa menggunakan sperma Anda, Dr. Berman meyakinkan.
5. Amnesia
seseorang wanita berusia 54 tahun mendatangi Georgetown University Hospital serta tidak mampu mengingat insiden selama 24 jam sebelumnya. Serta amnesianya ini terjadi sempurna sesudah beliau bekerjasama seks menggunakan suaminya.
Kejadian yg menimpa ini dilaporkan pada terbitan tahun 2011 jurnal The Journal of Emergency Medicine. Wanita ini didiagnosis menggunakan amnesia global yang sifatnya ad interim, suatu kondisi langka saat ingatan tiba-datang menghilang secara mendadak serta sementara.
Para peneliti menambahkan, amnesia ini mampu dipicu sang aktivitas fisik berat, serta seringnya terjadi sesudah hubungan seksual yang dahsyat.